Kemenag Ajak Umat Jaga Keharmonisan dan Toleransi dalam Upacara Melasti di Pantai Ngobaran

  • Administrator
  • Rabu, 04 Maret 2026 09:22
  • 12 Lihat
  • Sorotan

Umat Hindu dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya memadati kawasan Pantai Ngobaran, Kabupaten Gunungkidul, DIY untuk melaksanakan Upacara Melasti dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada Selasa (3/3/2026).

 

Upacara ini merupakan rangkaian rutin tahunan yang bertujuan untuk menyucikan diri dan alam semesta sebelum memasuki hari Nyepi.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul, Mukotib, menekankan bahwa Pantai Ngobaran adalah simbol nyata toleransi di kawasan tersebut. 

 

"Di tempat ini, Pura Segara Wukir berdiri berdampingan dengan situs-situs bersejarah lainnya, membuktikan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang harus dirawat bersama," kata Mukotib dalam keterangannya.

 

Kemenag Gunungkidul mengajak umat untuk menjaga keharmonisan melalui semangat Sak Eko Kapti (satu tekad bulat) dan menjalankan kewajiban moral Hamemayu Hayuning Bawono untuk melestarikan alam semesta. 

 

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Tri Hita Karana, yaitu hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

 

Upacara Melasti ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui kunjungan wisatawan. "Pantai Ngobaran kini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata unggulan," kata Ketua Panitia Upacara Melasti, Punaji.

 

Foto: Prosesi Upacara Melasti di Pantai Ngobaran Kabupaten Gunungkidul (Kominfo Gunungkidul)

Upacara melasti

Komentar

0 Komentar